April 16th, 2009 by catur

Bismillahirrahmannirrahim

Ya ALLAH, segala puji hanyalah milikMU, segala keagungan hanyalah untukMU, Engkaulah pemilik napas-ku , wahai yang maha menatap, lihatlah aku yang malam ini mengangkat kedua tangan, memohon petunjukMU, memohon bimbinganMU, tuntunanMU, curahkanlah hidayah dan inayahMU, guncangkanlah dada-ku saat menyebut namaMU, penuhi napas-ku dengan nurMU, sinarilah dengan gemerlap asmaMu, dan izinkan aku malam ini menggagungkan asmaMU sebagai tanda cinta yang tak pernah luluh oleh waktu …

Ya ALLAH, aku memohon dengan namaMu yang agung, dengan namaMu yang suci, dengan namaMU yang mulia, ENGKAU yang meninggikan langit tanpa tiang, yang bersemayam diatas arasy, yang menundukan matahari dan bulan. Wahai ALLAH yang maha dekat, yang lebih dekat dari urat nadi-ku, yang menciptakan nadi -ku, pikiran -ku, nurani-ku, ruh-ku, yang mencintai-ku melebihi kasih sayang Ibu, cintai aku ya ALLAH, ridhoi atas langkah yang saya lakukan dan jangan tinggalkan saya wahai RABB, irhamnna ya ALLAH

Ya ALLAH, inilah aku yang kadang menggunakan lidah untuk berkeluh kesah, bergunjing, berkata kasar, berdusta, menyakiti sesama, jarang menyebut namaMU, kelu menyebut namaMU ya ALLAH… dan sejak malam ini aku berniat untuk menjadikan lidah ini penuh dengan sebutan namaMU, penuh dengan kalimat kalimat Illahi dan mengurangi bicara yang hanya akan menyakiti makhlukMu yang lain, beri hamba kekuatan ya ALLAH untuk tidak mendzalimi hamba-hambaMu..

Ya ALLAH, bila aku membayangkan dosa-dosa yang pernah saya lakukan, membayangkan kesalahan -kesalahan, membayangkan seberapa lama aku telah melupakan ENGKAU, menjauhiMU, melupakanMU, mengganggap ENGKAU tak ada, tak nyata… saat itu shalat saya lupakan, puasa hanya menjalankan kewajiban, zakat hanya di saat Ramadhan, bersedekah tak aku lakukan bahkan hamba lupa bersyukur atas nasi yang masuk ke lambung hamba, atas napas yang ENGKAU titipkan, atas rejeki yang berlimpah, atas nikmat sehat, hamba telah lalai menempatkan diri bahwa hamba adalah hamba karena hamba telah rajin berkeluh kesah atas ketidakbahagiaan yang menerpa hamba waktu itu …

Ya ALLAH, tiup aku dari ketinggian. Agar aku jatuh dan tengadah. ENGKAU terlalu besar !

sujud

2 Responses to “Ampuni aku ya Rabb…”

  1. Alhamdulillah…wis sadar koncoku…..

  2. Welah…Sadare wis suwe yu. Mung konco-koncone sing marahi lali maneh 😛

Leave a Reply