June 12th, 2010 by catur

”Ya Allah, jadikanlah cinta ku padaMu lebih aku cintai daripada cinta pada diriku sendiri, keluargaku bahkan air yang sejuk (ketika ku sedang kehausan)”

Wahai anakku…
Ayah memahami apa yang saat ini engkau rasakan
Ayah mengerti bahwa sebenarnya engkau tak ingin berbuat begitu…

Ketahuilah anakku…
Saat kulihat lelap wajah lugumu, kutemukan damai disana
Saat kulihat senyum lesung pipitmu, selalu bangkitkan semangatku
Dan gelak tawamu, segarkan jiwa dan sirnakan lelahku

Anakku……..
Saat kucium wajah pulasmu luruh hatiku
Rasa sesal menyesak di dada
Kala hati tak mampu redam emosi

Nak…
Maafkan ayah jika buatmu sedih
Maafkan Ayah yang kadang egois
Maafkan Ayah yang tak merawatmu dengan sempurna

Ingatlah Anakku…….
Ayah kan selalu hadir untukmu
Ayah janji ada saat kau butuh
Ayah kan disampingmu saat kau sendiri
Ayah kan merawatmu kala kau sakit
Ayah janji mencintaimu di seluruh hidupku
Suatu saat nanti kau akan tahu besarnya cinta Ayahmu,
mungkin ini belum saatnya…

Ya Tuhanku…
saat ini aku menangis dihadapanMu
karena yakinku akan kebesaranMu…
KarenaMu-lah maka aku sanggup menjaganya

Karena ayah mencintaimu.

One Response to “Maafkan ayah, Nak….”

  1. Terimakasih pak dosen atas saran dan didikasinya selama ini, menurut saya datangnya ilmu bukan hanya dari satu jalan saja tapi…bayak jalan menuju JOGJA, demikanlah kutipan hati untuk meraih masa depan yang gemilang. maaf jika selama ini saya bekerja tidak sesuai dengan
    Jurusan waktu aku Kuliah di ISTA (yaitu Informatika) tapi kenyataan berbicara lain : “malah saya bekerja di Tambang Batu Bara Sebagai Mine Planing engineeer) wow…seharusnya jurusan Geologis ato lainya ya….., nah saya ingin membuka wawasan tentang Arti Informatika di dunia Pendidikan dan kalangan kampus….sekarang dunia kerja apa yang tidak dikendalikan oleh Komputer? bahkan dunia rasanya sempit dengan information teknology, hidup ini perlu dengan “Haq’ul yakin” dan Bissmilah bagi seorang muslim… tapi berkat didikan dan dedikasi para dosen ISTA saya dapat implementasikan ilmu informatika hanya dengan menggunakan MINCOM Software untuk tambang alias menghitung dan merencanakan tambang semuanya jadi bermanfaat. Ups…terutama pak catur yang bayak senyum nih…. ehh…yang banyak saya repotin ketika kuliah. wah…sori pak… ganggu… saran “Perdalamlah ilmu orang lain yang tidak sesuai dengan ilmu mu ketika kuliah maka kita akan dapat ilmu tersebut, tapi….. orang lain belum tentu dapat memperdalam ilmu informatika kalau tidak kuliah dulu di ISTA” hahahahah… guyon pak..wah blog pak catur oke punya dan motivasinya oke juga tuh..

    regards

    nazman
    by: mine engineer

Leave a Reply