December 30th, 2010 by catur

Meski aku yakin KAU Maha Segalanya,
masih tak ku mengerti cara pikir MU, Tuhan.
KAU tak berikan apa yang aku inginkan,
tapi kau berikan apa yang aku butuhkan.
Kau berikan hujan saat aku inginkan terangnya mentari.
Bahkan saat aku membutuhkan hadir MU,
KAU malah mendiamkan aku sendiri.
Mungkin KAU ingin aku untuk menjadi lebih kuat
dan tersenyum ikhlas.
Tuhan, ajari aku bersyukur
pada setiap langkah dan hela nafasku.

Semoga di tahun 2011,
KAU berikan segala yang terbaik untukku.
Meski mungkin bukan itu yang aku pinta.

October 20th, 2010 by catur

Dengan pertolongan-Mu ya Allah aku yakin bisa sukses,
aku izinkan diriku untuk berhasil,
aku izinkan diriku untuk berubah,
aku izinkan nasibku untuk terus membaik, saat ini dan selamanya
aku selalu mengizinkan apapun yang aku inginkan
untuk hadir dalam hidupku dengan mudah dan menyenangkan.
Terimakasih Ya Allah.
Dengan pertolongan-Mu ya Allah aku ikhlas.

“I AM able to succeed in anything that I decide to do.” This is the absolute truth, but the point is, do you believe it.

July 11th, 2010 by catur

“If you are aware of your weakness and are constantly learning, your potential is virtually limitless. You can build something that will be a legacy”

 Jika Anda paham kekurangan yang Anda miliki dan berusaha belajar terus menerus, sebenarnya potensi Anda itu hampir tidak terbatas. Anda dapat membangun sesuatu yang dapat diwariskan. Misalnya setiap hari Anda belajar dan dapat memperbaiki kemampuan 0,1%, berarti dalam satu minggu kemampuan dan produktivitas Anda meningkat 0,5%, dalam satu bulan 2%, dan 26% setiap tahun. Efek komulatifnya pasti semakin besar di tahun-tahun berikutnya. Jika setiap hari Anda meningkatkan kemampuan, sangat dimungkinkan perkembangan profesional maupun personal Anda akan terus berlangsung hingga tanpa batas.

Segeralah memutuskan untuk meningkatkan kualitas personal dan profesional Anda, misalnya dengan belajar dari buku, radio, kursus tambahan, seminar, dan lain sebagainya, karena proses tersebut sedikit demi sedikit akan merubah kahidupan Anda. Sementara itu, belajarlah dan menerapkan ide yang lebih baik setiap hari.

Catatlah dalam pikiran dan hati bahwa menjadi lebih baik dari hari ke hari tentu berpengaruh terhadap masa depan Anda. Efek positif sekecil apa pun tetapi berkelanjutan pasti lebih baik dibandingkan tidak memulai satu langkahpun hari ini.

June 26th, 2010 by catur

Mengarungi samudera kehidupan
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan
Tiada masa tuk berpangku tangan

Anak-anak-ku…

Ketahuilah bahwa perjuangan dan pengorbanan merupakan dua unsur kehidupan yang tidak dapat dipisahkan. Siapapun makhluk yang bernyawa pasti akan menemuinya. Di banyak waktu kita akan menemukan dua jalan, pertigaan, perempatan, atau bahkan lebih. Dalam jalan itupun akan ada kerikil-kerikil dan duri-duri tajam yang kerap kali menghambat perjalanan. Itulah hidup.

Anak-anak-ku…

Selayaknya kita banyak belajar dari berbagai kesulitan yang telah dilewati agar kita semakin tegar. Ujian itu pasti adanya, namun yakinlah bahwa pertolongan Allah bagi orang-orang yang beriman amat sangat dekat.

Anak-anak-ku…

Setahun sudah kita bersama, banyak hal indah yang tidak bisa kita lupakan. Teguran yang sering dilontarkan, kata yang tak mampu terluapkan, apa yang menyesak didada karena mungkin ulah kalian. Barangkali membuat kalian juga tak berkenan. Hanya kata maaf yang bisa ustadzah sampaikan. Itulah tanda cinta yang kadang tidak mampu diucapkan oleh kata-kata.

Anak-anak-ku…

Sekarang kalian sudah lebih dewasa, sebentar lagi akan ada di kelas 6. Namun jangan terlena. Karena perjuangan kalian belum selesai sebelum mimpi-mimpi kalian bisa diwujudkan. “Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “jadilah !”, maka jadilah sesuatu itu.” (QS. Yasin:82)

Dalam setiap episode hidup, kami yakin Allah akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk kalian. Kalian harus tetap belajar dan terus belajar, walau dari hal-hal sederhana sekalipun.

Ganbatte kudasai ! Bersemangat melakukan yang terbaik.

Best regards from Ust. Lastri dan Ust. Tri

(kata perpisahan dari ustadzah kepada murid-murid kelas 5D SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta, 25 Juni 2010)

May 30th, 2010 by catur

old eaglePada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: menunggu kematian, atau mengalami suatu proses transformasi yang panjang dan sangat menyakitkan

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.

Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga sangat menyulitkan waktu terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan — suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari. Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.

Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!

Dalam kehidupan ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.

Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.

So, apa yang harus saya persiapkan menghadapi usia 40 ? Barangkali, saya harus mulai memelihara elang yang setidaknya telah berumur 35 tahun. Agar saya bisa mengamati persiapan yang ia lakukan sebelum usianya 40 tahun. He…he, tidak ada salahnya belajar dari alam kan ? Berharap masih ada waktu tersisa.